jenis dan macam pariwisata

Jenis dan Macam Pariwisata, Penjelasan Lengkap!

Pariwisata merupakan salah satu kegiatan bepergian yang berguna untuk menghilangkan penat sementara dan mencari hiburan. Mengunjungi tempat-tempat yang indah nan eksotis membuat lelah yang bertengger di Pundak siapapun menjadi lepas. Tapi, tahukah bahwa ternyata jenis dan macam pariwisata sangat beragam?

Kegiatan Pariwisata dapat dibedakan menjadi beberapa kategori tergantung dari berbagai hal. Contohnya berdasarkan motif wisatawannya hingga waktu kunjungan. Penasaran apa saja jenis dan macamnya? Yuk, mari disimak ulasan lengkapnya!

Pariwisata Berdasarkan Motif Wisatawan

Kategori pariwisata yang pertama adalah dari motif wisatawannya. Setiap wisatawan tentu memiliki tujuan masing-masing ketika ingin melakukan perjalanan dan mengunjungi tempat wisata. Menurut Pendit (1994) jenis dan macam pariwisata ini dapat dibagi menjadi 7 macam, yaitu: 

  • Wisata Budaya. Ini merupakan kegiatan atau perjalanan untuk memperluas pandangan dan juga ilmu dengan cara mengunjungi suatu tempat atau daerah, guna mempelajari budaya dan adat istiadatnya.
  • Wisata Bahari. Jenis wisata satu ini memungkinkan para pengunjung atau wisatawan untuk berkegiatan yang berhubungan dengan air, seperti menyelam, memancing, melihat taman laut, dan kegiatan air lainnya.
  • Wisata Cagar Alam. Biasanya lebih berhubungan dengan cagar alam seperti hutan lindung, hutan di daerah pegunungan, atau sejenisnya yang dilindungi oleh undang-undang dan pemerintah.
  • Wisata Konvensi. Untuk wisata ini lebih kepada wisata politik yang dimana pengunjung akan berwisata ke tempat-tempat berlangsungnya konferensi atau pertemuan besar.
  • Agrowisata. Perjalanan yang dilakukan dalam pariwisata ini adalah untuk mengunjungi berbagai tempat pertanian maupun perkebunan dan memungkinkan pengunjung untuk belajar tentang bercocok tanam.
  • Wisata Buru. Pariwisata jenis ini biasanya dilakukan di negara yang memiliki tempat berburu dan dilegalkan oleh pemerintahnya. Wisata ini memperbolehkan memburu hewan yang memang sudah diizinkan oleh pemerintah setempat.
  • Wisata Ziarah. Pariwisata ziarah biasanya berkaitan dengan agama atau kepercayaan tertentu. Wisatawan yang bergabung dalam wisata ini akan diajak untuk mengunjungi tempat-tempat sakral yang diyakininya.
✅REKOMENDED:  5 Aliran Filsafat Pendidikan yang Paling Umum

Pariwisata Berdasarkan Lokasi

Kategori yang kedua adalah pariwisata berdasarkan lokasinya. Tidak hanya destinasi, wisatawan yang datang pun dapat dikelompokkan pada kategori ini. Terdapat 5 jenis pariwisata yang termasuk di dalamnya. Apa sajakah itu? Berikut jenis-jenisnya:

  • Lokal. Pariwisata ini memiliki jangkauan yang sempit dan berlokasi di wilayah itu saja. Pengunjungnya pun biasanya berasal dari wilayah di sekitaran tempat wisata. 
  • Regional. Untuk jenis ini, cakupan wilayahnya lebih luas dan wisatawannya pun berasal dari lokasi yang lebih beragam.
  • Pariwisata Nasional. Merupakan istilah yang mencakup tempat wisata di seluruh negeri dan pengunjungnya juga berasal dari negara itu sendiri. 
  • Pariwisata Regional-International. Kegiatan pariwisata ini berkembang pada suatu wilayah International namun masih memiliki beberapa batasan wilayah.
  • Pariwisata Internasional. Jenis pariwisata ini berkembang di seluruh dunia yang pengunjungnya bisa berasal dari negara lain.
✅REKOMENDED:  Pengertian Ilmu Pendidikan dan Fungsinya

Pariwisata berdasarkan Waktu

Ternyata pariwisata dapat dibedakan berdasarkan waktu kedatangannya. Dalam kategori ini, pariwisata dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

1. Pariwisata Musiman

Pariwisata ini hanya dilakukan ketika musim-musim tertentu. Misal ketika musim panas biasanya di luar negeri banyak mengadakan festival musim panas dengan berbagai hiburan di dalamnya. Atau bisa juga adanya pasar malam di waktu-waktu tertentu. 

✅REKOMENDED:  5 Langkah Menulis Berita Bagi Pemula

Di Indonesia sendiri, pariwisata musiman juga ada. Contohnya seperti Kalinampu Natural Park di Jogja yang bisa dikunjungi saat bulan Desember karena bertepatan dengan bunga yang bermekaran.

2. Occasional Tourism

Pariwisata jenis ini diadakan ketika terdapat kejadian atau acara-acara tertentu. Wisatawan bisa menikmati pengalaman wisata di sebuah negara yang bertepatan dengan sebuah event. Misalnya seperti galungan di Bali, Festival Songkran di Thailand, dan Festival Holi di India.

Itulah jenis dan macam Pariwisata yang perlu diketahui bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan. Pariwisata yang ada di tiap negara tentu berbeda-beda yang menjadikan kegiatan Pariwisata unik dan bahkan menjadi icon negara tersebut. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.