ORGANEL SEL YANG DIMILIKI BAIK OLEH HEWAN MAUPUN TUMBUHAN ADALAH

Memahami Organel Sel

Hello Sobat INDONEWSID, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang organel sel yang dimiliki baik oleh hewan maupun tumbuhan. Sebelum itu, mari kita memahami dulu apa itu organel sel. Organel sel adalah struktur dalam sel yang memiliki fungsi tertentu. Setiap organel sel memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan sel dan organisme secara keseluruhan.

Memiliki Membran Sel yang Kuat

Membran sel adalah organel sel yang sangat penting karena menjaga keutuhan sel. Membran sel terdiri dari lapisan ganda fosfolipid yang memisahkan isi sel dengan lingkungan luar. Fungsi membran sel adalah untuk mengatur konsentrasi zat-zat yang masuk dan keluar sel. Membran sel juga berfungsi sebagai tempat lekat bagi protein dan enzim yang membantu sel melakukan fungsinya.

Mitokondria: Pembangkit Energi Sel

Mitokondria adalah organel sel yang berfungsi sebagai pembangkit energi sel. Mitokondria menghasilkan energi melalui respirasi seluler yang mengubah nutrisi menjadi ATP. ATP adalah sumber energi utama bagi sel dan organisme. Mitokondria juga memiliki DNA dan RNA yang mandiri, sehingga mampu mereplikasi dan memperbaiki diri sendiri.

Ribosom: Tempat Pembuatan Protein

Ribosom adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat pembuatan protein. Ribosom terdiri dari dua subunit, yaitu subunit kecil dan subunit besar. Ribosom bekerja dengan cara membaca kode genetik pada RNA dan menghasilkan protein sesuai dengan urutan asam amino yang diwakili oleh kode genetik tersebut.

Retikulum Endoplasma: Tempat Modifikasi Protein

Retikulum endoplasma adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat modifikasi protein. Terdapat dua jenis retikulum endoplasma, yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus. Retikulum endoplasma kasar berfungsi untuk memodifikasi protein yang dihasilkan oleh ribosom, sedangkan retikulum endoplasma halus berfungsi untuk menghasilkan lipid dan steroid.

Aparatus Golgi: Tempat Penyimpanan dan Pengiriman Protein

Aparatus Golgi adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan pengiriman protein. Aparatus Golgi menerima protein dari retikulum endoplasma kasar dan melakukan modifikasi lanjutan. Setelah itu, protein dikemas dalam vesikel dan dikirim ke tempat yang dituju.

Lisosom: Pencerna Sel

Lisosom adalah organel sel yang berfungsi sebagai pencerna sel. Lisosom mengandung enzim hidrolitik yang dapat mengurai molekul besar menjadi molekul yang lebih kecil. Lisosom juga berfungsi untuk menghancurkan bakteri dan virus yang masuk ke dalam sel.

Vakuola: Tempat Penyimpanan

Vakuola adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan. Pada tumbuhan, vakuola berfungsi sebagai tempat penyimpanan air dan nutrisi. Pada hewan, vakuola berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara.

Kloroplas: Memiliki Klorofil untuk Fotosintesis

Kloroplas adalah organel sel yang hanya dimiliki oleh tumbuhan. Kloroplas memiliki klorofil yang berfungsi untuk melakukan fotosintesis. Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan oleh tumbuhan melalui penggabungan air dan karbon dioksida menggunakan energi matahari.

Peroxisom: Penguraian Hidrogen Peroksida

Peroxisom adalah organel sel yang berfungsi untuk penguraian hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida adalah senyawa beracun yang dihasilkan oleh sel dalam jumlah kecil. Peroxisom mengandung enzim katalase yang dapat mengurai hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen.

Inti Sel: Mengendalikan Aktivitas Sel

Inti sel adalah organel sel yang berfungsi untuk mengendalikan aktivitas sel. Inti sel mengandung DNA yang mengandung informasi genetik. DNA dikemas dalam kromosom dan terdiri dari gen-gen yang mengendalikan aktivitas sel.

Kromosom: Mengandung Informasi Genetik

Kromosom adalah struktur yang terdapat dalam inti sel. Kromosom mengandung DNA yang menghasilkan informasi genetik. Setiap spesies memiliki jumlah kromosom yang berbeda-beda.

Membran Nuklir: Memisahkan Inti Sel dengan Sitoplasma

Membran nuklir adalah organel sel yang berfungsi untuk memisahkan inti sel dengan sitoplasma. Membran nuklir terdiri dari lapisan ganda fosfolipid yang memisahkan inti sel dengan sitoplasma. Membran nuklir juga memiliki pori-pori yang memungkinkan molekul-molekul masuk dan keluar inti sel.

Sitoplasma: Tempat Aktivitas Sel

Sitoplasma adalah cairan yang terdapat di dalam sel. Sitoplasma berfungsi sebagai tempat aktivitas sel, seperti metabolisme, transportasi, dan sintesis.

Mikrotubulus: Kerangka Sel

Mikrotubulus adalah organel sel yang berfungsi sebagai kerangka sel. Mikrotubulus terdiri dari protein tubulin yang membentuk serat-serat yang menopang sel. Mikrotubulus juga berfungsi untuk menggerakkan organel sel dan kromosom selama pembelahan sel.

Mikrofilamen: Mendukung Bentuk Sel

Mikrofilamen adalah organel sel yang berfungsi untuk mendukung bentuk sel. Mikrofilamen terdiri dari protein aktin yang membentuk serat-serat yang mendukung sel. Mikrofilamen juga berfungsi untuk mempertahankan integritas membran sel.

Kutub Sentrosom: Penggerak Pembelahan Sel

Kutub sentrosom adalah organel sel yang berfungsi sebagai penggerak pembelahan sel. Kutub sentrosom terdiri dari dua pusat sentriol yang berfungsi untuk mengatur pembelahan sel.

Badan Golgi: Mengatur Sintesis Karbohidrat dan Lipid

Badan Golgi adalah organel sel yang berfungsi untuk mengatur sintesis karbohidrat dan lipid. Badan Golgi mengandung enzim-enzim yang diperlukan untuk sintesis karbohidrat dan lipid.

Tayangan Cilia dan Flagela: Penggerak Sel

Tayangan cilia dan flagela adalah organel sel yang berfungsi sebagai penggerak sel. Cilia dan flagela terdiri dari serat-serat mikrotubulus yang memungkinkan sel untuk bergerak.

Konklusi

Organel sel yang dimiliki baik oleh hewan maupun tumbuhan memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan sel dan organisme secara keseluruhan. Beberapa organel sel yang dimiliki oleh sel adalah membran sel, mitokondria, ribosom, retikulum endoplasma, Aparatus Golgi, lisosom, vakuola, kloroplas, peroksisom, inti sel, kromosom, membran nuklir, sitoplasma, mikrotubulus, mikrofilamen, kutub sentrosom, badan Golgi, dan tayangan cilia dan flagela. Semua organel sel ini bekerja sama untuk menjaga kehidupan sel dan organisme secara keseluruhan.

Sampai Jumpa Kembali di Artikel Menarik Lainnya